DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH

Kabupaten Halmahera Tengah - Jalan Yamamoto Desa Wedana Kec. Weda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Pustakawan
    Profil Pustakawan Login Pustakawan
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Menari di Antara Desing Peluru : perjuangan santri pelajar pasca Bandung Lautan Api dalam mengarungi lautan pertempuran, tawa & cinta

Art Original

Menari di Antara Desing Peluru : perjuangan santri pelajar pasca Bandung Lautan Api dalam mengarungi lautan pertempuran, tawa & cinta

Luri Permadi - Nama Orang; Muhammad Muflihin - Nama Orang;

Pasca peristiwa Bandung Lautan Api, dibentuklah laskar santri-pelajar yang dinamai "Jawara Hantu Maut". Motonya: "Menyusup tak diketahui, bergerak secepat kilat, beraksi seganas badai, menghilang bagai angin".

Mereka beraksi di tengah bahaya, bagai pesilat handal. Para pelajar itu menari di antara desing peluru musuh. Keberadaan mereka bagai siluman yang menghantui Belanda. Kedatangan dan kepergiannya tak diketahui.

Khazar Asmarandhana, sang pemimpin laskar santri pelajar, semasa kecilnya berteman dengan Schiffer, seorang gadis berdarah blasteran Jawa-Jerman. Mereka seringkali bermain di tempat-tempat indah di Pangalengan dan Bandung. Sayang, ayah Schiffer ditarik perusahaannya ke Belanda. Schiffer pergi ikut ayahnya kembali ke Eropa. Khazar sedih kehilangan sobat kecilnya.

Setelah bertahun-tahun berpisah, pecah Perang Dunia II. Pasca kekalahan Jerman di PD 11, Schiffer yang bertugas sebagai mata-mata Jerman melarikan diri ke Indonesia, hingga pada saatnya Schiffer bertemu kembali dengan Khazar. Kenangan-kenangan indah masa lalu seakan diputar kembali. Bagai gayung bersambut, mereka saling mencintai.

Suatu ketika Ajengan Kara, sang kiai para santri pelajar, tertangkap Belanda Schiffer ditugaskan menyusup ke tengah perwira-perwira Belanda. Dia berhasil menemui Letnan Frans, opsir Belanda ganteng yang mengetahui penahanan Ajengan Kara. Frans jatuh cinta padanya. Khazar menyaksikan mereka bermesraan. Sejak peristiwa itu, Schiffer menghilang. Tak disangka, cinta pertama santri lugu itu berujung nestapa.

Frans mengetahui siapa sebenarnya Schiffer. Jika tak bersedia men. dengannya, Frans mengancam akan melaporkannya sebagai penjahat perang Nazi kepada Mahkamah Internasional. Di tengah ancaman itu, Jawara Hantu Maut juga terancam diketahui Belanda akibat moving Schiffer.

Bagaimana selanjutnya kisah cinta antara Khazar dengan Schiffer? Bagaimana kelanjutan perjuangan laskar Santri Pelajar Jawara Hantu Maut?


Ketersediaan
B04550S809.3 LUR mPerpustakaan Daerah (800)Tersedia
B04551S809.3 LUR mPerpustakaan Daerah (800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
809.3 LUR m
Penerbit
Bandung : Medium., 2021
Deskripsi Fisik
392 hlm. ; 20 x 14 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-8144-32-2
Klasifikasi
809.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. II
Subjek
Sejarah
Novel
Fiksi
Fiksi Sejarah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Berdasarkan Peraturan Bupati No. 43 Tahun 2016 Tentang Struktur dan Organisasi

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Perpustakaan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah

Ditenagai oleh K.13
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik