Art Original
The Pearl That Broke Its Shell
Sebagai perempuan di negara yang menjunjung tinggi patriarki, hak Rahima dan keempat saudarinya sangat dibatasi. Bagi perempuan Afganistan, pendidikan dan kebebasan hanyalah angan-angan. Tanpa lahirnya seorang putra di dalam keluarganya, peran Rahima berganti menjadi anak lelaki- , merupakan sebuah tradisi yang disebut bacha posh. Rahima pun berhak untuk sekolah dan merasakan dunia di luar rumahnya. Akan tetapi, itu hanya sampai ia dinikahkan.
Kisah Rahima serupa dengan Shekiba; nenek buyutnya yang sempat menjadi bacha posh. Sebagai seorang yatim piatu, Shekiba berjuang dari kemalangan bertubi-tubi demi membangun kehidupannya yang baru.
Perbedaan hak. Pernikahan di usia dini. Kekerasan terhadap perempuan.
Cerita kehidupan Shekiba menginspirasi Rahima untuk mengubah nasibnya.
| B04637S | 808.308 HAS t | Perpustakaan Daerah (800) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-02-18) |
Tidak tersedia versi lain