Art Original
Mamak
Dia (Tanuji atau Syahmenan Sutan Pamenan) adalah putra tunggal keluarga transmigran spontan di kawasan yang ternyata gersang, yang pindah ke sebuah (per)kampung(an) yang lebih menjanjikan. Namun kedua orang tuanya tewas mengenaskan saat terjadi perang saudara antara daerah dan pusat. Dia diambil anak oleh seorang guru.
Dia "mewarisi" sifat-sifat bapak angkatnya yang terpuji, menghargai kebaikan, mencintai kebenaran dan ilmu pengetahuan, tahu diri, dan meminangkabau sebab selalu terlibat dan mencermati berbagai alek yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat seperti upacara adat perkawinan, kematian, pengangkatan penghulu, ritual keagamaan, dan sebagainya. Kesemua itu menjadi modal dia selaku anggota masyarakat sekaligus "mamak". Tapi justru itu pula yang pada suatu periode tertentu, "dimusuhi" orang kampung serta kaum ibu angkatnya.
Sebagai abdi negara, dia-yang suka membaca, menulis opini/ artikel, dan karya sastra di media massa-bekerja pada instansi yang klop dengan ijazah yang dimilikinya. Akan tetapi, dia yang semula begitu mencintai lingkungan maupun pekerjaannya, dengan kesadaran penuh memilih "menjauhkan diri". Perubahan sikap itu dipicu oleh perenungan tentang kematian mendadak salah seorang teman sejawatnya, yang menyisakan persoalan terkait dengan kebijakan-kebijakan kepada kantor mereka, yang tak bersesuaian dengan peraturan pemerintah dan perundang undangan yang berlaku serta norma-norma (ke)hidup(an) yang diyakininya.
| B05000S | 899.221 308 3 NEL m | Perpustakaan Daerah (800) | Tersedia |
| B05001S | 899.221 308 3 NEL m | Perpustakaan Daerah (800) | Tersedia |
| B05002S | 899.221 308 3 NEL m | Perpustakaan Daerah (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain